Senin, 26 Januari 2009

Pentingnya follow up setelah Calon Customer Mengorder Produk dalam Sebuah Bisnis Program Afiliasi (Reseller).



Follow up merupakan salah satu aspek yang paling terpenting dalam sebuah bisnis Online. Aspek ini juga lah yang menjadi inti dari bisnis Anda. Follow up berlaku di model bisnis apapun juga termasuk di dalam bisnis online.

Jika Anda adalah seorang member program afiliasi (reseller) dan kemudian ada calon customer yang mengorder produk dari web replika (referral link) Anda, maka Anda harus melakukan follow up agar calon customer Anda tersebut tidak membatalkan order-annya tersebut. Hal ini juga agar segala upaya yang telah Anda lakukan selama ini di dalam bisnis Anda tersebut tidak menjadi sia-sia.

Saat ini, kebanyakan dari pengunjung website hanya melakukan order tetapi tidak melanjutkan kepembayaran bahkan ada yang hanya sekedar untuk coba-coba saja. Mungkin sebenarnya mereka tertarik akan produk dari program afiliasi Anda, tetapi mereka masih ragu terhadap produk tersebut. Nah, sekarang tergantung bagaimana Anda meyakinkan mereka. Jika Anda berhasil meyakinkan mereka, maka mereka pasti akan membelinya. Bagaimana caranya agar calon customer yakin? Salah satu caranya adalah dengan melakukan follow up.

Follow up dapat dilakukan via email, phone call atau sms. Tetapi follow up yang sangat dianjurkan adalah follow up via SMS. Follow up bisa berisi keterangan tambahan tentang produk program afiliasi Anda seperti manfaat jika membeli produk tesebut & keunggulan produknya serta tata cara pembayaran & tata cara konfirmasi pembayaran. Dengan memberikan keterangan tentang manfaat & keunggulan produk afiliasi Anda, maka hal ini akan menambah keyakinan calon customer Anda terhadap Anda & produk afiliasi Anda. Ditambah lagi dengan memberikan keterangan tata cara pembayaran & konfirmasi pembayaran, maka calon customer Anda akan merasa diberikan service yang memuaskan karena mereka tidak perlu lagi bersusah payah membuka website replika (referral link) Anda hanya untuk sekedar ingin mengetahui bagaimana cara pembayaran & konfirmasi. Karena merasa diberikan service yang memuaskan, maka kemungkinan besar mereka akan meneruskan ke pembayaran. Anda bisa bayangkan bagaimana jika Anda tidak memberikan keterangan tentang tata cara pembayaran & konfirmasi. Yang terjadi adalah mereka harus membuka website replika (referral link) Anda, mencari halaman tata cara pembayaran & konfirmasi, kemudian mencatatnya di kertas atau handphone. Repot bukan? Akibatnya mereka menjadi malas & akhirnya membatalkan order.

Tadi saya menjelaskan bahwa follow up via SMS lebih dianjurkan dibandingkan dengan follow up via email & phone call. Mungkin Anda bertanya, kenapa demikian? Jawabannya adalah SMS merupakan fasilitas dalam sebuah handphone yang hampir dimiliki sebagian besar manusia di bumi ini & selalu dibawa kemana / dimana saja berada sehingga jika Anda melakukan follow up via SMS, maka calon customer akan segera membacanya. Mereka juga dapat langsung me-reply SMS Anda. Sekarang Anda pasti bisa membayangkan betapa mudahnya calon customer dalam melakukan pembayaran (transfer) jika Anda melakukan follow up via SMS yang berisi tentang tata cara pembayaran & konfirmasi karena mereka dapat melihatnya di handphone mereka di depan mesin ATM ataupun di Bank. Tidak seperti email yang hanya bisa dibuka (ter-update) melalui computer baik itu PC ataupun Laptop (notebook) yang terkoneksi dengan jaringan internet & saat ini tidak semua orang yang memiliki computer ataupun laptop yang terkoneksi dengan jaringan internet. Bila Anda melakukan follow up via email, maka kemungkinan besar email yang Anda kirim tidak langsung dibaca oleh calon customer dikarenakan mereka tidak membawa laptop atau karena harus pergi dulu ke Warnet untuk bisa mengakses internet. Selain itu, biasanya di dalam bisnis program afiliasi (reseller), pemilik produk telah melakukan follow up via email secara otomatis (autoresponder). Sedangkan jika dilakukan via phone call akan menghabiskan biaya yang lebih mahal dibandingkan via SMS.

Anda bisa mencoba beberapa contoh follow up via SMS berikut:

  • Terima kasih atas order yang telah Bapak lakukan. Pembayaran dapat Bapak lakukan dengan mentransfer harga produk ke no. rek Bank Pemilik Produk. Kami tunggu kabar selanjutnya. (nama anda – website replika / referral link Anda)
  • Selamat siang Pak. Bapak telah mengorder produk tadi pagi dari kami. Jika biaya orderan tersebut sudah Bapak transfer harap konfirm ke kami ke no Hp Anda / pemilik produk. (nama anda – website replika / referral link Anda)
  • Selamat siang Pak. Maaf, apakah Bapak telah melakukan pembayaran (transfer)? Jika sudah, harap confirm ke kami ke Hp Anda / pemilik produk agar kami dapat langsung mengirimkan produk yang Bapak order tsb. (nama anda – website replika / referral link Anda)
  • Terimakasih karena Bapak telah melakukan order dari kami, tetapi kami belum menerima konfirmasi dari Bapak. Apakah Bapak mengalami kesulitan dalam proses pembayaran? Bapak dapat melakukan pembayaran via transfer ke no. rek Bank pemilik produk. (nama anda – website replika / referral link Anda)
SMS di atas hanya beberapa contoh saja, Anda bisa membuatnya dengan versi Anda sendiri. Intinya adalah buatlah SMS follow up yang dapat memudahkan calon customer dalam melakukan pembayaran & konfirmasi, dapat menambah keyakinan serta dapat memancing mereka untuk menjawab pertanyaan Anda. Misalkan jika jawaban calon cutomer Anda adalah “saat ini saya belum melakukan pembayaran, tetapi nanti sore saya akan menyelesaikannya”, maka kemungkinan besar mereka akan bertanggung jawab atas upacannya tersebut sehingga mereka akan benar-benar melakukan pembayaran.

Satu hal lagi, jika bisa buatlah SMS Anda sebagai SMS personal dengan mencantumkan nama calon customer di SMS yang Anda buat agar mereka lebih merespon SMS Anda tersebut. Nah, sekarang pasti Anda bertanya bagaimana mengetahui data calon customer? Biasanya data calon customer Anda diberikan oleh pemilik produk di dalam halaman member area website pemilik produk atau dikirimkan ke alamat email Anda.

Untuk memudahkan Anda dalam melakukan follow up via SMS, Anda bisa membuat template naskah sms dan menyimpannya di handphone Anda sehingga jika sewaktu-waktu Anda ingin melakukan follow up, bisa lebih praktis dan cepat. Follow up via SMS ini dapat Anda lakukan beberapa kali untuk membuat calon customer segera menyelesaikan pembayaran asal jangan terkesan seperti memaksa. Karena jika calon customer merasa seperti dipaksa, maka mereka akan tidak senang menerima SMS dari Anda dan akhirnya membatalkan order.

Selamat mencoba... :-)

3 comments:

Servo Motor mengatakan...

kalau via email isi pesannya bagaimana gan??

Terima ksaih

Rahmat mengatakan...

Kalau via email ya isinya hampir sama gan...:)

Jeunesse Global mengatakan...

Mantap nich! bagus juga!

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management